Cyber Troops

Pemilik Akun Facebook Alif Rohman Diciduk Sat Reskrim Polres Bangkalan

Pelaku penyebar HOAX (AR) saat membacakan surat pernyataan permohonan ma'af di depan awak media
Tribratanewsbangkalan.com – Sebarkan berita Hoax kecelakaan di Bangkalan, pria dua puluh enam tahun asal Desa Binoh Kecamatan Burneh Kabupaten Bangkalan diamankan Sat Reskrim Polres Bangkalan, Minggu (17/12/2017) pukul 01.00 WIB.
Postingan kecelakaan lalu lintas di Bangkalan yang diunggah AR di akun Facebook pribadinya. 
AR (26) warga Desa Binoh Kecamatan Burneh harus berurusan dengan Polisi karena yang bersangkutan mengupload berita tidak benar (Hoax) tentang kecelakaan lalu lintas di Bangkalan . Saat diinterogasi, AR yang tidak lulus sekolah dasar (SD) tersebut mengaku pada Jum’at (15/12/2017) pukul 17.17 WIB mengambil foto-foto kecelakaan dari Facebook temannya kemudian mengunggah di Beranda Akun Facebook pribadinya atas nama Alif Rohman.
Permintaan ma'af AR di akun Facebook Pribadinya 
Warga asal Kampung Gedungan Desa Binoh tersebut menambahkan tujuan dari perbuatannya tersebut agar orang-orang penasaran dan menanyakan kepada pelaku perihal postingannya. Karena banyaknya komentar dari pengguna sosial media di postignannya tersebut, pelaku  kewalahan untuk membaca akhirnya pelaku mematikan Hpnya. 
Permintaan ma'af AR secara tertulis yang dibaca di depan awak media
Kapolres Bangkalan AKBP Anissullah M Ridha, S.I.K., S.H., M.H., dalam releasenya menyampaikan “Pelaku tidak memahami kalau perbuatannya melanggar hukum dan minimnya pengetahuan  tentang penggunaan sosial media yang baik dan benar”. Tuturnya.

"Motif pelaku mengupload postingan tersebut dengan tujuan agar pelaku terkenal dan postingannya  banyak yang menyukai (Like) serta banyak yang mengomentari" Lanjut Kapolres

"Karena postingan yang bersangkutan tidak menghujat terhadap seseorang maupun kelompok tertentu dan pelaku bersedia meminta ma'af baik secara tertulis maupun melalui media sosial serta menghapus postingannya,  selanjutnya  pelaku  diberi pembinaan agar tidak mengulangi perbuatannya." Pungkas AKBP Anis. (Fir)


0 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.