Kapolres Bangkalan

Menjelang Pilkada 2018 Kapolres Bangkalan Bekali Anggota Intelkam

Kapolres Baqngkalan memberikan arahan khusus kepada anggota Intelkam.
Tribratanewsbangkalan.com - Terhadap personil Sat Intelkam Polres Bangkalan dan Polsek jajarannya, secara khusus Kapolres Bangkalan AKBP Anissullah M.Ridha, SIK, SH, MH telah memberikan pembekalan khusus dalam rangka Pilkada 2018, pada Selasa (23/1/2018) pukul 13.30 WIB.
  
Sebanyak 30 personil mengikuti acara analisa dan evaluasi (anev) bulanan yang terdiri dari 17 personil Bapulbaket dari Polsek jajaran dan 13 personil perwakilan personil Satintelkam Polres Bangkalan.

Kapolres Bangkalan yang didampingi Wakapolres Kompol Imam Pauji, SH, M.Si dan Kasat Intelkam AKP Muh. Jupri, menjelaskan agar anggota senantiasa bersikap bijak dalam menangani permasalahan di wilayah Polsek jajaran yang berpotensi menjadi konflik antar pendukung pasangan calon Bupati/wakil Bupati, wajib segera dilaporkan ke pimpinan.
.
Secara khusus Kapolres Bangkalan mengingatkan kepada personil Satintelkam atau Bapulbaket di Polsek jajaran, bahwa pentingnya untuk menjaga sikap yang netral tidak ada perilaku yang cenderung berpihak kepada salah satu pasangan calon Bupati/Wakil Bupati serta beberapa larangan bagi seluruh personil Polri. Dan pelanggaran terhadap larangan-larangan tersebut pasti akan dikenakan sangsi.
.
Menjelang hari H pemungutan suara Pilkada Kabupaten Bangkalan 2018, mulai sekarang supaya masing-masing personil dapat membangun komunikasi yang efektif kdengan seluruh warga masyarakat, misalnya dengan cara memberikan sarana kontak agar komunikasi dapat berjalan lebih efektif.
.
Sedangkan Kasat Intelkam Polres Bangkalan AKP Mohamad Jupri menekankan bahwa data hasil pemungutan suara pada hari H tanggal 27 Juni 2018 dilaporkan ke kesatuan atas, bukan untuk dibandingkan dengan hasil rekapitulasi oleh KPPS atau PPK tetapi hanya untuk konsumsi intern Polri saja sehingga dilarang keras untuk disebarluaskan.
 .
"Sekali lagi saya ingatkan tidak ada personil Polri yang merapat ke pasangan calon Bupati atau Wakil Bupati kecuali karena penugasan sebagai pengawal pribadi, "Ujar AKBP Anissullah. (bid)



0 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.