polsek Socah

Polsek Socah Selidiki Pelaku Pengeroyokan Hingga Korban MD

Korban Muh.Sirin dengan beberapa luka di punggungnya
Tribratanewsbangkalan.com - Warga Kpg Bilaporah Selatan Ds. Bilaporah, Kec Socah Kab. Bangkalan, dikejutkan dengan kabar terjadinya peristiwa pengeroyokan terhadap korban Muh.Sirin(35) dirumahnya hingga terluka parah, pada Rabu (24/1/2018) sekitar pukul 12.00 WIB.

Setelah mendengar informasi adanya peristiwa pengeroyokan yang disampaikan pihak keluarga korban, Kapolsek Socah AKP Sulaiman beserta beberapa anggotanya segera mendatangi TKP untuk mengecek apa yang telah terjadi.

Sesampainya di lokasi tempat kejadian, Kapolsek Socah mendapati seorang lelaki terlentang diatap loteng hanya menggunakan baju kaus hitam dan celana dalam putih dan terdapat luka-luka di punggung dan kepalanya sehingga sekujur tubuhnya berlumuran darah. 

Dengan bantuan masyarakat kemudian korban Muh.Sirin(35) segera dibawah ke RS Umum Daerah Syarifah Ambami Rato Ebu, karena korban masih ada tanda-tanda masih hidup. Namun sangat disayangkan sebelum sampai di Rumah Sakit, korban sudah menghembuskan nafas terakhirnya.

Atas kejadian tersebut, unit Reskrim Polsek Socah dengan dibantu Satreskrim Polres Bangkalan langsung memeriksa beberapa saksi antara lain istri korban an.Hanifah (30), Sahid (50), Sariyah (50) dan Turiman (45).

Dari hasil pemeriksaan terhadap saksi-saksi, Kapolsek Socah selaku penyidik telah berupaya untuk melanjutkan penyelidikan terhadap lima orang yang dicurigai yakni HS, MT, MM, AZ dan ML yang semuanya adalah warga Desa Bilaporah Selatan Kec. Socah Kab. Bangkalan

Hasil olah TKP yang dilakukan penyidik telah mengamankan benda-benda yang diduga ada hubungannya dengan peristiwa pengeroyokan yang terjadi, yakni 3 (tiga) bilah pisau lengkap dengan sarungnya, 8 (delapan) lonjor bambu runcing, 1 (satu) batang kayu, 1(Satu) buah tangga bambu dan 1(Satu) buah bambu alminium.

Kapolres Bangkalan AKBP Anissullah M.Ridha, SIK, SH, MH melalui Kasubbaghumas AKP Bidarudin, SH menjelaskan bahwa, "Para pelaku dan motif kejadian hingga malam hari ini Rabu (24/1/2018) masih dalam penyelidikan, "pungkasnya. (bid)



0 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.