Polsek Blega

Polisi Blega Pantau Aktifitas Jama'ah dari Ponpes Magetan

Salah seorang anggota Polsek sedang berdialog dengan  jama'ah asal Darussalam.
Tribratanewsbangkalan.com – Upaya meredam isu adanya kelompok radikalisme yang ada di Dusun Bangtemoran Desa Blega Kecamatan Blega Bangkalan Madura, anggota Polsek Blega melakukan koordinasi dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat, pada Rabu (03/01/2018) sekitar pukul 11.30 WIB.

Sebelas orang yakni Muhlisin, Khoirun, Sonhaji, Ariyadi, Riyanto, Sya’dullah’ Sya’roni, Supari, Ahmad Ghozali asal Semarang dan Ahmad Santoso asal Mojokerta serta Rohimin asal Bekasi Jawa Barat yang tergabung dalam Jamaah Darussalam Magetan mendatangi Masjid di Dusun Bangtemoran Desa Blega pada Rabu pukul 03.30 WIB sebelum subuh dengan menggunakan mobil jenis suzuky carry.

Muhlisin selaku ketua rombongan Jemaah Darussalam Magetan menjelaskan maksud dan tujuan rombongannya mendatangi Masjid di Dusun Bangtemoran Desa Blega kepada anggota Polsek Blega. “Maksuda kedatangan rombongan kami disini untuk bersilaturahmi dan menjalin ukhuwah islamiyah”.

“Jemaah kami bukanlah suatu organisasi bahkan dalam misi kami dilarang untuk berbicara tentang politik, khilafah, aib orang, dan status sosial masyarakat” imbuh ketua rombongan.

Anggota Polsek Blega Bangkalan Madura kemudian berdialog dan memberikan arahan terhadap rombongan jemaah Darussalam untuk melaporkan kedatangan terlebih dahulu ke Polsek setempat, takmir masjid, Kepala Desa dan MUI setempat guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Melalui Kasubbag Humas Polres Bangkalan AKP Bidarudin, S.H., Kapolsek Blega mengatakan “Rombongan yang berjumlah 11 (sebelas) orang tersebut sudah mendapat ijin dari Kepala Desa Blega H. Fauzi untuk bermalam selama satu hari di Masjid Dusun Bangtemoran dan sampai saat ini kedatangan mereka belum dapat penolakan dari masyarakat namun kami tetap memantau dengan meminta mereka untuk meninggalkan identitas KTP di Polsek Blega, ”terangnya. (Fir)

0 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.