Satreskrim

DPO Penadah Mobil Kasus Pembunuhan Diciduk Polres Bangkalan

Wakapolres Bangkalan Kpl Imam Pauji, SH, M.Si menjelaskan kronologis penangkapan tersangka SW(32).
Tribratanewsbangkalan.Com - Polres Bangkalan, Salah seorang yang telah terdaftar dalam pencarian orang (DPO) oleh Polres Bangkalan sebagai penadah mobil hasil kejahatan, tersangka SW(32) seorang pemuda warga Dusun Buluk Agung Nalos Desa Buluk Agung Kec. Klampis Kab. Bangkalan, pada Rabu (7/2/18).

Tersangka SW diduga terlibat dalam rangkaian peristiwa pembunuhan terhadap Ali Gufron(23) seorang sopir taxi UBER avanza putih pada Sabtu (25/11/18), bisa terkuak setelah penyidik Polres Bangkalan menangkap empat orang terkait pembunuhan terhadap korban, seorang sopir taksi online. Mereka masing-masing ZA(33), FP (23), RD alias Uuk (44) dan perempuan bernama DA (23). 

Dari pengakuan tersangka ZA dkk mengatakan bahwa mobil tersebut diserahkan pada tersangka SW kemudian digadaikan ke Kec. Tanjungbumi Kab. Bangkalan senilai Rp.5000.000,- dan selanjutnya dipakai untuk membeli narkoba jenis shabu serta untuk membayar hutangnya ke orang lain.

Setelah sekian lama dalam pengintaian, akhirnya unit Opsnal Polres Bangkalan berhasil mengendus keberadaan tersangka SW sedang berada di rumah di Dusun Buluk Agung Nalos Desa Buluk Agung Kec. Klampis Kab. Bangkalan. Disuatu pagi pada Rabu (7/2/18) sekitar pukul 07.15 WIB beberapa petugas melakukan penggerebekan dan berhasil mengamankan tersangka SW.

Kepada penyidik Polres Bangkalan, tersangka SW mengatakan, "Saya menyesal telah terlibat dalam kasus menggadaikan mobil yang ternyata adalah barang hasil kejahatan disertai pembunuhan terhadap sopirnya, "ujarnya.

Kapolres Bangkalan AKBP Anissullah M.Ridha, SIK, SH, MH melalui Wakapolres Bangkalan Kompol Imam Pauji, SH, M.Si menjelaskan bahwa, "Tersangka dan barang bukti sudah dalam proses penyidikan dengan penerapan pasal 480 ke-1 dan ke-2 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara, "ujarnya.(bid)

0 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.