Giat Ops

Pelaku Kerusuhan Sispam Kota Ditangkap Polres Bangkalan di Alun-Alun.

Pasukan Dalmas lanjut menghadang massa pendemo yang mulai beringas di alon-alon Bangkalan.
Tribratanewsbangkalan.com - Polres Bangkalan sukses melaksanakan simulasi Sistim Pengamanan Kota (Sispam Kota) dalam rangka menghadapi Operasi Kepolisian "Mantap Praja Bangkalan 2018" alun-alun Bangkalan pada Kamis (1/2/2018).

Kegiatan Simulasi Sispam Kota dimulai setelah para pejabat Forpimda Kabupaten Bangkalan hadir di tribun alun-alun selatan Bangkalan yakni Kapolres Bangkalan, Dandim 0829/Bangkalan, Danlanal Batuporon, Ketua KPU Bangkalan, Ketua Panwaslu Bangkalan, Kasat Pol PP Bangkalan, Kajari Bangkalan, Ketuaq PN Bangkalan, Dan Subdenpom V/4-4 Bangkalan, Dan Subdenpomal Batuporon dan perwakilan Parpol.

Kegiatan Latpraops Kepolisian Mantap Praja Bangkalan 2018 melibatkan 400 personil Polres Bangkalan, 150 Brimob, 102 yang berperan sebagai massa serta personil dari TNI AD Kodim 0829/Bangkalan dan TNI AL Batuporon Kamal Bangkalan.

Mulanya terjadi penghadangan truk muatan logistik Pilkada Serentak 2018 milik KPU Kabupaten Bangkalan oleh orang tidak dikenal dan berusaha merebut barang muatan, namun kemudian pelaku dapat dilumpuhkan dan diamankan ke Polres Bangkalan.

Saat terjadi kegiatan kampanye Cawabup YOGA karena massa pendukung Cawabup CAKRA tidak terima calon Bupati yang didukungnya dijelek-jelekkan. Petugas keamanan pun kemudian berhasil mengevakuasi cawabup ke mobil escape, sementara petugas Pengamanan Kampanye berhasil menangkap provokator dan diamankan ke Polres Bangkalan.

Pelaksanaan kegiatan patroli tiga pilar ke KPU, Panwaslu, Posko Pemenangan Paslon dan Obyek vital dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif, tapi kemudian terjadi keributan saat penghitungan suara di KPU yang memenangkan paslon Cawabup YOGA sehingga pendukung Cawabup CAKRA mengancam akan melaksanakan demo ke kantor KPU Bangkalan.

Sejumlah massa pendukung Cawabup CAKRA yang tidak puas kemudian berangkat dengan pengawalan oleh patroli pengawalan Satlantas melakukan aksi demo ke KPU Bangkalan. Dan terjadilah aksi demo dan disambut oleh kompi Dalmas namun massa semakin beringas dengan mengeluarkan kata-kata kotor sehingga terjadi aksi saling dorong.

Pasukan dalmas lanjut mengambil alih posisi pasukan dalmas awal menghadapi massa menggunakan tameng dan tongkat, tapi massa semakin banyak dan situasi semakin tak terkendali sehingga Kapolres Bangkalan meminta bantuan kekuatan dari Satbrimob Polda jatim.

Untuk mengatasi situasi kemudian Subden PHH Brimob melakukan lintas ganti dengan pasukan dalmas lanjut. Dengan peralatan berupa tameng, tongkat, mobil water canon, mobil armored personil barrier dan ambulance. Akhirnya massa dapat dibubarkan setelah dilakukan penembakan gas airmata.

Akhirnya salah warga  pendemo seorang yang terluka dievakuasi sedangkan provokator yang sudah ditandai berhasil ditangkap tapi massa makin beringas sehingga mobil water canon maju menyemprotkan air bertekanan tinggi dan melakukan pendorongan untuk membubarkan massa.

Kapolres Bangkalan AKBP Anissullah M.Ridha, SIK, SH, MH menjelaskan bahwa, "Simulasi ini dilakukan dengan maksud memberikan pemahaman kepada anggota Polri dan unsur pendukung lainnya dari TNI dan masyarakat tentang mekanisme penanganan situasi dilapangan nanti, "Tegasnya. (bid)

0 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.