Sat Lantas

Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Semeru 2018 di Polres Bangkalan

Salah satu personil Polisi Militer menerima penyematan pita tanda operasi.(bid)
Tribratanewsbangkalan.com - Sebelum pelaksanaan Operasi Kepolisian Kewilayahan Terpusat dengan sandi "Keselamatan Semeru 2018", di lapangan hijau Polres Bangkalan telah dilaksanakan Gelar Pasukan, pada Kamis (1/3/2018) sekitar pukul 08.00 WIB.

Data awal jumlah pelanggaran lalulintas berupa, Tilang tahun 2016 sejumlah 6.272.375 kasus dan tahun 2017 sejumlah 7.420.481 kasus atau trendnya naik 15,47%. Sedangkan teguran tahun 2016 sejumlah 2.225 pelanggaran dan 2017 sejumlah 3.225.098 sehingga ada kenaikan 31%. Sehingga dirasa perlu dilakukan Operasi  Keselamatan 2018.

Rencana Operasi "Keselamatan Semeru 2018" akan dilaksanakan selama 21 hari terhitung mulai tanggal 5 Maret s/d 25 Maret 2018 dengan tugas pokok mengedepankan tugas pre-emtif dan preventif disertai penegakan hukum secara selektif prioritas dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap Polisi Lalulintas.

Kegiatan tersebut dilakukan guna mendukung kebijakan Promoter Kapolri dalam rangka terciptanya Kamseltibcar dengan fungsi lalulintas sebagai penggerak Revolusi Mental dan Pelopor tertib sosial di ruang publik.

"Diharapkan angka pelanggaran dengan tilang dan teguran di wilayah Kabupaten Bangkalan dapat ditekan semaksimal mungkin, "Ujar Kasat Lantas AKP Inggit Prassetyanto, SH.

Dalam sambutannya Kapolres Bangkalan AKBP Anissullah M.Ridha, SIK, SH, MH yang diwakili Wakapolres Bangkalan Kompol  Imam Pauji, SH, M.Si selaku Pimpinan Apel menyampaikan bahwa, "Ada empat pelanggaran yang menjadi sasaran berpotensi menyebabkan terjadinya kecelakaan lalulintas antara lain : sepeda moyor yang melawan arus, menggunakan handphone, boncengan lebih dari 1(satu) orang dan pengemudi belum cukup umur, "tegasnya.  (bid)




0 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.