Sat Reskrim

Jambret Hp, Dua Pelajar Digelandang Sat Reskrim Polres Bangkalan

Tersangka penjambret Hp saat diamankan di Mapolres Bangkalan
Tribratanewsbangkalan.com – Bermotif ingin memiliki Handphone sendiri, dua pelajar asal Kabupaten Bangkalan digelandang anggota Sat Reskrim Polres Bangkalan, Kamis (05/04/2018).

Rabu (04/04/2018) sekitar pukul 20.30 Wib dua pelaku berinisial MYE (17) pelajar kelas 2 SMA Shabilus Sholihin asal Dusun Petaonan Utara Desa Petaonan Kecamatan Socah dan AY (18) pelajar kelas 1 SMKN 2 Bangkalan asal Dusun Petaonan Utara Desa Petaonan Kecamatan Socah diringkus anggota Sat Rekrim Polres Bangkalan setelah kedapatan menjambret Hp milik INP (25) Mahasiswa asal Jalan Kapten Syafiri Kelurahan Pejagan Kecamatan Bangkalan.

Korban yang melintasi Kantor PLN Jalan Raya Letnan Mestu Kampung Sak Sak Kelurahan Keraton dari arah selatan menuju ke utara dengan menggunakan sepeda motor Yamaha Mio J nopol M 6588 HB dipepet MYE dan AY yang mengendarai sepeda motor Honda Vario 125 nopol  L 3518 PJ.

Saat di TKP, MYE dan AY kemudian merampas Hp korban dan melarikan diri kearah SKEP Jalan Pertahanan. Korban yang mengejar pelaku sambil berteriak maling langsung dibantu anggota Sat Reskrim Polres Bangkalan yang saat itu ada disekitar TKP.\

Dua pelaku yang terjatuh di tikungan Jalan Pertahanan kemudian digelandang anggota ke Mapolres Bangkalan untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut terkait perbuatan kedua pelaku yang masih berstatus sebagai pelajar.

AKP Jeni Al Jauza, M.H., melalui Kasubbag Humas Polres Bangkalan AKP Bidarudin, S.H., membenarkan tentang adanya penangkapan terhadap dua pelajar berinisial MYE dan AY yang berlangsung pada Rabu (04/04/18) sekitar pukul 20.30 Wib di Jalan Pertahanan Bangkalan.

“Saat ini kedua tersangka bersama barang bukti berupa satu (1) dos book Hp merk Huawei P9 lengkap dengan kwitansi pembelian, satu (1) Hp merk Huawei, satu (1) unit Sepeda Motor Vario 125 nopol L 3518 PJ dan dua (2) potong jaket diamanakan di Mapolres Bangkalan untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut dan terhadap tersangka penyidik menerapkan pasal 363 ayat (1) ke-4 KUHP,” tambah AKP Jeni. (Eko/Fir)

0 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.