Polsek Sepulu

Polsek Klampis, Kami pintar dan menolak HOAX di pesta demokrasi Bangkalan


P.S. Kasihumas Polsek Klampis Bripka Arief Basuki S.H. saat bertemu dengan ketua LSM BRB Sahinudin 
Tribratanewsbangkalan.com - Polsek Klampis, Media komunikasi massa baik media online atau media cetak selalu berkembang mengikuti perkembangan zaman serta kemajuan teknologi. Peran media dalam penyebaran suatu berita akan sangat mempengaruhi pola pikir masyarakat juga dapat mempengaruhi kondisi sosial di suatu wilayah, oleh karena itu sangat penting untuk sebuah media dalam meyebarkan fakta atau kebenaran dari sebuah berita.

“Harus bersabar dalam dalam mengkonsumsi berita online, sekarang semua orang bisa membuat berita dan menyebarkannya, jadi harus mengenal yang mana berita HOAX dan berita asli kebenarannya dengan cara membacanya terlebih dahulu sampai selesai, pastikan ada fotonya atau videonya dan juga lihat apakah beritanya atau medianya mempunyai sumber yang jelas apa tidak”. Himbau Kasihumas Polsek Sepulu Bripka Arief Kamis, (18/04/18) pukul 11.00 Wib 

Tokoh masyarakat Desa Tanagura Timur, Kecamatan Sepulu menyepakati himbauan berita HOAX “Sekarang banyak berita HOAX entah dari mana asalnya tapi saya setuju sama apa yang disampaikan pak Arief, harus ada filter dalam mencerna berita online, karena dengan itu kita bisa tau mana yang harus dicerna dan tidak”.

“Saat ini Kabupaten Bangkalan sedang menuju pesta demokrasi kepala daerah, potensi berita HOAX itu sangat rentan berada di media sosial, kalau tidak bisa menganalisa maka akan sangat mudah dihasut isu-isu pilkada yang dapat memecah belah sesama saudara di Bangkalan” sambung Bripka Arief.

Sahinudin selaku ketua LSM BRB (Barisan Rakyat Bersatu) Desa Tanagura Timur, Kecamatan Sepulu  menyepakati himbauan berita HOAX, “Kita disini sangat sepakat menolak HOAX, karena sesuatu yang tidak benar itu dapat berdampak buruk buruk, apa lagi itu tentang hasutan dan sara, Pilkada Bangkalan itu harus damai karena kasian masyarakat bila sampek terpecah belah” Sautnya.

Penulis  : Arief.
Editor    : Bidarudin.
Publish  : Eko Ferry/Moh Firdaus

0 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.