Sat Intelkam

Audiensi Mahasiswa dengan Kapolres Bangkalan Membahas Kasus Penganiayaan

Kapolres Bangkalan AKBP Boby Paludin Tambunan, SIK, MH  melayani audiensi dengan Mahasiswa yang tergabung dalam Ikamaba. (bid)
Tribratanewsbangkalan.com - Terkait adanya tindak pidana kekerasan yang terjadi di wilayah hukum Polres Bangkalan, menginspirasi sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Ikamaba (Ikatan Mahasiswa Bangkalan) untuk melakukan audiensi dengan Kapolres Bangkalan AKBP Boby Paludin Tambunan, SIK, MH pada Selasa (1/5/2018)

Dengan surat pemberitahuan yang disampaikan yang ditandatangani oleh Ahmad Nur, menyebutkan perihal suratnya yakni "Do'a dan Audiensi" , namun ternyata sebelum masuk ke dalam Mako Polres Bangkalan, beberapa mahasiswa melakukan orasi tentang beberapa kasus kekerasan yang belum terungkap dalam 5 tahun terakhir di Kabupaten Bangkalan.

Dari 25 orang mahasiswa yang datang ke Polres Bangkalan, 15 orang diantaranya sebagai perwakilan untuk berdialog dengan Kapolres Bangkalan didampingi penyidik dan beberapa Pejabat Polres Bangkalan lainnya. Perwakilan mahasiswa langsung diterima oleh Kapolres Bangkalan di ruang rapat K3I dan memberikan kesempatan para mahasiswa ini menyampaikan maksud dan tujuannya.

Dalam sambutan awalnya Kapolres Bangkalan mengucapkan rasa terimakasihnya, karena perwakilan mahasiswa bersedia berdialog langsung. Namun Kapolres Bangkalan juga mengkritik aktifitas mahasiswa yang tidak konsekuen dengan surat pemberitahuannya yakni perihal kegiatan Doa dan Audiensi namun beberapa saat melakukan orasi di jalan umum.

Ahmad Nur selaku ketua rombongan antara lain menyampaikan, "Kami merasa prihatin terjadinya beberapa kasus kekerasan yang terjadi dalam kurun 5 tahun di wilayah Kabupaten Bangkalan, tapi tak kunjung terungkap, "Tegasnya.

Perwakilan mahasiswa ini menyampaiikan keinginannya mengawal dan diajak kerjasama dalam transparansi penanganan kasus penganiayaan atas korban Mujiburrohman(45) selaku Ketua PPK Kec. Galis yang dibacok oleh orang tidak dikenal pada Sabtu 28/4/2018, sehingga korban mengalami luka parah dibagian wajah. Dan Kapolres Bangkalan menerima baik keinginan mahasiswa tersebut.

Menanggapi keinginan mahasiswa tersebut, Kapolres Bangkalan minta kepada mahasiswa jangan hanya bisa mengkritik tapi juga beri solusi, karena untuk pengungkapan kasus penganiayaan di Kec. Galis tersebut, penyidik membutuhkan keterangan saksi tapi fakta dilapangan tak satupun warga bersedia menjadi saksi sambil mengatakan, "Tak oneng pak, "ujar salah satu pemilik warung yang tak mau disebut namanya dekat TKP penganiayaan di Kec. Galis.

"Kami siap menangani kasus penganiayaan atas korban Mujiburrohman (45) selaku Ketua PPK Kec. Galis Kab. Bangkalan, jika cukup buktinya oleh karena itu jika teman-teman mahasisa ada informasi tentang pelakunya silahkan hubungi saya dengan nomor 081321496XXX, "tegasnya. (bid)




0 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.