Polsek Kamal

Gasak Emas, Mahasiswa Asal Klampis Dicokok Polisi

Tersangka SB (47) saat diamankan di Mapolsek Kamal

Tribratanewsbangkalan.com – Polsek Kamal, Gasak perhiasan milik SB (47) warga asal Kampung Pandebeh Bawah Desa Pandebeh Kecamatan Kamal, Mahasiswa asal Kecamatan Klampis dicokok Unit Reskrim Polsek Kamal, Sabtu (26/5/18).


MS (22) pemuda asal Dusun Galis Desa Manunggal Kecamatan Klampis harus berurusan dengan Polisi setelah akibat aksinya yang  mencuri perhiasan emas milik SB di dalam rumah korban Kampung Pandebeh Bawah.

Kamis (24/5/18) pagi sekitar pukul 06.00 Wib MS mengambil dompet warna putih milik SB yang didalamnya berisi satu (1) buah kalung lengkap dengan liontin (gandul) berbentuk nanas berat 12 gram, satu (1) buah gelang dengan berat 5 gram, sepasang anting jepit dengan berat 2 gram dan uang tunai sebesar Rp. 2.314.000,- (dua juta tiga ratus empat belas ribu rupiah).

Sebelum diambil MS, korban SB mengaku kepada anggota meletakkan dompetnya tersebut di rak piring didalam rumahnya. Merasa emas dan uang emasnya sudah tidak ada lagi di rak, SB langsung melaporkan kejadian tersebut keP Polsek Kamal.
Barang bukti yang disita oleh petugas dari tangan tersangka
Dengan sigap, pada hari yang sama sekitar pukul 22.00 Wib anggota Unit Reskrim Polsek Kamal berhasil membekuk SB dan menyita barang bukti berupa satu (1) buah kalung lengkap dengan liontin berat 13 gram dan satu (1) buah gelang dengan berat 5 gram. Kemudian pelaku dan barang bukti diamankan ke Mapolsek Kamal.

Kapolsek Kamal AKP Sudaryanto, S.H., M.H., melalui Kasubbag Humas Polres Bangkalan AKP Bidarudin, S.H., membenarkan tentang adanya penangkapan oleh anggotanya terhadap SB yang berlangsung pada Kamis (24/5/18) sekitar pukul 22.00 Wib.

“Saat ini pelaku sudah diamankan di Mapolsek Kamal untuk proses penyidikan lebih lanjut dan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman pidana paling lama tujuh tahun kurungan penjara.”

AKP Sudayanto menambahkan “Dari kejadian tersebut korban SB mengalami kerugian dengan taksir kerugian sebesar Rp. 7.164.000,- (tujuh juta seratus enam puluh empat ribu rupiah).” (Fir/Eko).

0 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.