Polsek Tragah

Polsek Tragah Kawal Massa Aksi Dukung Keluarga Korban Pembunuhan di Pantai Rongkang

Anggota Polsek Tragah saat melaksanakan pengawalan dan pengamanan

Tribratanewsbangkalan.com – Polsek Tragah, Kapolsek Tragah AKP Moch. Wiji Santoso Pimpin apel pengawalan dan pengamanan aksi damai oleh massa pendukung keluarga korban kasus pemerkosaan dan pembunahan di Pantai Rongkang yang digelar di Pengadilan Negeri Bangkalan, Rabu (30/5/18) pukul 09.00 Wib.

Sebanyak kurang lebih 1170 massa yang terdiri dari 700 orang dari Desa banyubesi, 20 dari Desa Keteleng, 20 orang 20 dari Desa Pacangan, 10 orang dari Desa Dukotam, 50 dari Desa Soket Dajah, 50 orang dari Desa Soket Laok, 60 orang dari Desa Kemoning, 50 orang dari Desa Jeddung, 30 orang dari Desa Jaah, 20 orang dari Desa Bajeman, 20 orang dari Desa Tragah, 50 orang dari Desa Pamorah, 20 orang dari Desa Pocong, 40 orang dari Desa Leman, 10 orang dari Desa Masaran dan 20 orang dari Desa Tambin dengan menggunakan R2 dan R4 berkumpul di pertigaan Nyurondung untuk memberikan dukungan moral ke keluarga korban dengan hadir ke sidang vonis di PN Bangkalan.

Tidak hanya itu, Muspika Tragah, AKD se Kecamatan Tragah, karang taruna se Kecamatan Tragah yang tergabung dalam Forum Karang Taruna Tragah (FKT), Himpunan Mahasiswa Tragah (Himacitra), MUI, PCNU, GP Ansor, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Kecamatan Tragah juga ikut bagian dalam aksi damai dengan tuntutan hukuman mati terhadap pelaku kasus pembunuhan di Pantai Rongkang.

AKP Wiji melalui Kasubbag Humas Polres Bangkalan AKP Bidarudin, S.H., membenarkan tentang adanya aksi damai oleh masyarakat Tragah atas kasus pemerkosaan dan pembunuhan di Pantai Rongkang Kecamatan Kwanyar dengan korban berasal dari Desa Banyubesi Kecamatan Tragah Kabupaten Bangkalan.

“Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, kami melakukan pengawalan dan pengamanan terhadap massa yang akan melaksanakan aksi damai menuntut hukuman mati terhadap pelaku kasus pemerkosaan dan pembunuhan di pantai rongkang yang saat ini sedang dilakukan sidang putusan di PN Bangkalan.” Pungkas AKP Wiji. (Fir/Eko)

0 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.