Polsek Tragah

Setubuhi Anak Dibawah Umur, Pria Asal Alang-Alang Harus Meringkuk Dipenjara

Tersangka SD (28) saat diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Tragah

Tribratanewsbangkalan.com – Polsek Tragah, Bermodus mengobati korban, SD (28) pria asal Dusun Belabe Desa Alang-lang Kecamatan Tragah Kabupaten Bangakalan harus meringkuk di penjara, Rabu (16/5/18).


Barang bukti berupa satu (1) buah celana dalam, satu (1) buah rok panjang, satu (1) buah kaos kaki, satu (1) buah BH, satu (1) buah celana short dan satu (1) buah kaos kutang warna pink disita oleh Unit Reskrim Polsek Tragah terhadap penangkapan pelaku SD.

Penangkapan SD berdasarkan dari laporan polisi pada (4/4/18) yang dilayangkan pihak SM (16) korban asal Desa Bunajih Desa Labang kepada Kepolisian Sektor Tragah. Laporan tersebut langsung ditindak lanjut oleh anggota dan meringkus pelaku SD di Krembangan Barat Surabaya pada Selasa (15/5/18) serkitar pukul 11.00 Wib.

AKP Moch. Wiji Santoso melalui Kasubbag Humas Polres Bangkalan AKP Bidarudin, S.H., membenarkan tentang penangkapan yang dilakukan anggotanya terhadap tersangka SD.  
Barang bukti
AKP Wiji menambahkan “Kepada petugas pelaku mengaku memperkosa korban dengan modus berpura-pura mengobati korban yang terkena guna-guna. Pelaku juga menerangkan bahwa pemorkasaan terhadap korban tidak sendirian melainkan ada tiga teman pelaku yang ikut memperkosa korban yakni YQ (19), HD (20) dan NH (19) yang ketiganya berasal dari Desa Alang-alang Kecamatan Tragah dan saat ini masih dalam pengejaran polisi.”

 “Saat ini tersangka sudah diamankan di Mapolsek Tragah untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut dan terhadap tersangka penyidik menerapkan pasal 81 ayat (1) UU RI No. 17 tahun 2016 tentang penetapan Perpu No. 1tahun 2016 tentang perubahan UU No. 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi UU Jo Pasal 76 D UU RI No. 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.” Tutup  AKP Wiji. (Fir/Eko)

0 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.