Polsek Konang

Aniaya Keponakan Hingga Lebam, Pria Asal Konang Dipenjarakan

Tersangka HT (43) saat diamankan di Mapolsek Konang

Tribratanewsbangkalan.com – Polsek Konang, Berawal dari sakit, HT (43) pria asal Dusun Gubugan Desa Genteng Kecamatan Konang Kabupaten Bangkalan tega menganiaya keponakan sendiri hingga mengakibatkan luka lebam, Jum’at (13/7/18).


Amarah HT tak terbendung setelah dirinya dituduh mengetahui tentang hilangnya emas milik saudaranya yang terjadi pada 2 tahun silam. Diketahui penuduh yang dimaksud HT ialah SS (23) keponakannya sendiri yang masih satu alamat.

Penganiayaan yang dilakukan HT terjadi pada Rabu (11/7/18) malam sekitar pukul 18.30 Wib di rumah SS Dusun Gubugan Desa Genteng tepatnya di dalam langgar (surau). Seusai sholat dan mengaji, SS mendengar HT teriak-teriak dihalaman rumahnya. 

Tidak lama, HT tiba-tiba menghampiri SS yang ada di langgar kemudian menegur, meninju  dan menampar SS. Tidak tinggal diam, SS sempat mencoba melawan dengan menggunakan Al-Qur’an yang dipegang namun perlawanannya sia-sia. Justru HT meninju  dan menyeret SS hingga SS jatuh dari langgar.
Luka SS (23) dibagian mata sebelah kiri
Mengetahui hal tersebut JY (40)  yang merupakan ibu SS menghampiri HT dengan tujuan untuk menolong anakanya, namun usaha ibu korban juga sia-sia.  Justru ibu korban ikut menjadi bulan-bulanan HT. Tidak lama kemudian, AM (45) yang merupakan saudara HT datang ke TKP dan berhasil melerai penganiayaan yang dilakukan HT terhadap SS.

Tidak selesai disitu. Korban yang tidak terima dengan perbuatan HT kemudian malaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Konang. Dengan sigap, anggota pun melakukan penyelidikan dan menangkap HT lengkap dengan barang bukti berupa satu (1) potong mukena warna putih, Satu (1) potong kemeja warna abu-abu dan satu (1) potong sarung. Selanjutnya pelaku dan barang bukti diamankan ke Mapolsek Konang untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Kapolsek Konang AKP Hari Akriyanto, S.H., membenarkan penangkapan tersebut melalui Kasubbag Humas Polres Bangkalan AKP Bidarudin, S.H., AKP Hari pun lantas membebarkan kerugian yang dialami korban pasca kejadian tersebut.

“Dari penganiayaan tersebut korban mengalami bengkak dan luka dibagian bibir, sakit dibagian leher, lebam dan luka dibagian mata sebelah kiri hingga korban mengalami rabun serta korban juga mengalami lebam dijari keempat bagian kiri,” ujar AKP Hari.

Masih kata AKP Hari, “Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, HT harus mendekam dibalik jeruji besi dengan di jerat pasal 351 ayat (1) KUHP tentang penganiayaan  dengan pidana dua tahun delapan bulan kurungan penjara.” (Fir/Eko).

0 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.