Polsek Galis

Berawal dari Sakit Hati, Seorang Wanita Tega Membacok Teman Se-Pengajian


(Korban Berinisial M Ketika Mendapat Perawatan di Puskesmas Galis)

Tribratanewsbangkalan.com – Polsek Galis, Berawal dari rasa sakit hati dan juga berakhir dengan cekcok mulut dengan sesama teman satu pengajian, seorang wanita berusia sekitar 30-an tega membacok temannya sendiri seorang wanita berusia 32 tahun yang beralamatkan di Dsn. Lantek, Ds. Lantek Barat, Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan. Insiden penganiayaan terjadi di Pasar Galis, Bangkalan pada hari Jumat 06 Juli 2018 sekitar pukul 09.00 WIB. 

Awal pula penganiayaan ini pun terjadi ketika si korban yang berinisial M berbelanja di Pasar Galis hampir pukul 09.00 WIB. Tiba-tiba si pelaku yang berinisial R langsung datang tiba-tiba dan mengarahkan sebilah celurit ke arah korban. Diduga R sakit hati karena beberapa hari sebelum kejadian, terjadi perang adu mulut dengan si korban berinisial M dalam acara pengajian di Masjid Al Ibrohimi, Galis pada hari Rabu, 04 Juli 2018 sekitar pukul 19.30 WIB dimana yg diduga sebagai pelaku di suruh pindah tempat duduk oleh korban akan tetapi tidak mau dan sempat terjadi cekcok mulut. dan diduga M sempat melempar dengan ember dan bandul timbangan kepada R sehingga R sakit hati dan ingin membalasnya. 

Alhasil, R memilih untuk menghunuskan celuritnya ke tangan kiri korban. Akibat dari insiden penganiayaan tersebut, korban menderita luka yang cukup serius yakni luka robek terbuka kurang lebih 35 cm dengan kedalaman kurang lebih 4 cm, sehingga harus dilarikan ke RS PHC Surabaya untuk mendapatkan penanganan medis yang lebih baik. 

Sementara itu, pelaku langsung diamankan oleh pihak kepolisian setempat setelah menerima laporan langsung dari saksi di TKP yakni M. Sholeh dan Lailatus Sholihah yang sama-sama merupakan warga Galis, Bangkalan. Setelah menjalani pemeriksaan di Polsek Galis, pelaku berinisial R yang juga merupakan warga Galis langsung digiring ke Mapolres Bangkalan untuk dimintai keterangan lebih lanjut lengkap dengan dua barang bukti yang diamankan yakni 1 (satu) potong kerudung warna hijau kombinasi hitam yg berlumuran darah dan 1 (satu) potong baju (daster) warna merah yg berlumuran darah akibat luka bacok. 

Dikonfirmasi di Mapolres Bangkalan beberapa waktu setelah kejadian berlangsung, Kasubbag Humas Polres Bangkalan AKP Bidarudin, S.H. mengatakan bahwa "Untuk sementara ini, kami masih mendalami motif pelaku, meminta keterangan korban dan juga saksi di TKP untuk memutuskan langkah dari kepolisian selanjutnya. Sebagai langkah awal, kami telah mengamankan barang bukti dan meminta hasil visum dari RS PHC sebagai acuan penyidikan kami," ujar Perwira Pertama Polri berpangkat Ajun Komisaris Polisi Tersebut. (Duwi/Eko)

0 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.