Headline

Konsumsi Sabu Dengan Dalih 'Diet', 2 Warga Surabaya Berakhir di Jeruji Besi Mapolres Bangkalan

(3 Tersangka Yang Diamankan Satreskoba Bangkalan)
Tribratanewsbangkalan.com - Selasa malam, (7/8/18) sekitar pukul 23.00 WIB dua warga surabaya yang salah satu diantaranya merupakan siswi SMA berusia 17 tahun dan satu warga Kwanyar berakhir di tangan Mapolres Bangkalan. Hal ini disebabkan karena mereka bertiga diketahui telah mengkonsumsi sabu dengan dalih "diet" untuk menurunkan berat badan mereka yang cukup gempal. 

Ketiga tersangka tersebut yakni MR yang merupakan warga Desa Dlemer, Bangkalan dan dua lainnya yakni wanita berinisial WK dan SB yang merupakan warga kota Surabaya. Sedangkan SB diketahui masih duduk di bangku kelas 2 SMA di salah satu sekolah SMA di Surabaya. 

Aksi penggerebekan ini berawal dari laporan warga dengan aktivitas sabu-sabu dan juga barang haram lainnya. Namun, kini Satreskoba Bangkalan tengah memburu DPO yakni HS yang melarikan diri saat penggerebekan di rumah HS pada Selasa malam (7/8/18) di Kampung kejawan selatan, Kwanyar Barat. 

Kini, Satreskoba Polres Bangkalan kini tengah mendalami motif 3 tersangka tersebut dan juga mengamankan barang bukti berupa 1 kantong plastik klip di dalamnya berisi kristal putih diduga narkotika sabu dengan berat kotor 0,60 gram, 1 buah pipet kaca di dalamnya masih terdapat kerak diduga sisa narkotika sabu dengan berat kotor 4,54 gram, 2 buah rangkaian alat hisap berupa bong dari botol kaca terhubung dengan sedotan plastik warna putih, 1 buah kompor sabu, 1 buah sendok sabu, dan 1 buah korek api gas warna hijau. 

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatan mereka, jeruji besi telah menanti atas konsekuensi yang telah mereka lakukan. "Kami masih mendalami HS yang melarikan dan keterlibatan DPO dengan 3 tersangka. Oleh karena itu, kami masih mendalami kasus ini untuk arah hukum kedepan,"ujar Kasubbag Humas Polres Bangkalan AKP Bidarudin S.H. saat ditemui di Mapolres Bangkalan pada Rabu (8/8/18) pagi ini. (Duwi/Fir) 

0 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.