Headline

Kapolres Bangkalan Rilis DPO Yang Tertangkap Oleh Satreskrim Polres Bangkalan

(Tersangka Bernama Dedi Yang Ditangkap/Gambar Disilang No. 3)
Tribratanewsbangkalan.com – Ada yang berbeda siang ini di Mapolres Bangkalan. Seperti yang terlihat pada siang hari ini, Jumat (14/9/18) sekitar pukul 14.30 WIB Polres Bangkalan melakukan rilis DPO yang sudah berhasil diamankan oleh jajaran Satreskrim Polres Bangkalan. 

Dipimpin langsung oleh Kapolres Bangkalan AKBP Boby Pa'ludin Tambunan S.I.K M.H. dan didampingi dengan Kasat Reskrim Polres Bangkalan AKP Jeny Aljauza, S.H. M.H melakukan Press Release daftar hasil DPO yang berhasil diringkus oleh Satreskrim Polres Bangkalan. 

Pelaku bernama Dedi Setiawan, asal Parseh Socah ini merupakan DPO curat yang sudah lama diintai oleh Polres Bangkalan. Tersangka berhasil ditangkap oleh Satreskrim Polres Bangkalan di Lapangan Bulu Tangkis Kantor Kecamatan Tandes pada Senin (10/9/18) pukul 16.00 WIB. Setelah diinterogasi oleh petugas kepolisian, Dedi mengaku telah melakukan aksi kriminalnya di beberapa tempat yang tersebar di Bangkalan sebanyak 7 kali. 

Terakhir, pria berusia 32 tahun ini melakukan aksi brutalnya di Galeri Warnet Jl. Trunojoyo, Kelurahan Pejagan dengan barang bukti Honda Beat Nopol M 2703 HZ, tersangka pun dikenai pasal 363 ayat (1) Ke-4 dan Ke-5 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. Ketika melakukan press release siang hari ini, Dedi yang sudah menjadi buronan aparat kepolisian mengakui telah mengetahui dirinya menjadi buronan melalui media channel Youtube. 

Sementara itu, Kapolres Bangkalan AKBP Boby Pa'ludin Tambunan S.I.K M.H. ketika dimintai keterangan oleh awak media yang meliput press release hari ini menuturkan bahwa, kepolisian Bangkalan dibawah pimpinan pria asal Padang tersebut akan terus memburu pelaku kemanapun mereka melarikan diri. 

“Kami akan terus memburu pelaku yang masih belum tertangkap. Sejauh ini, kami sudah melakukan pantauan dan telah mengetahui posisi masing-masing DPO. Kedepan, Kami meminta mereka untuk menyerahkan diri karena kami terus memburu mereka dan tidak segan-segan melakukan tindakan tegas,”ujar mantan Kasubdit III Jatanras Polda Jatim kepada awak media. (Duwi/Eko) 

0 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.