Headline

Khawatir Graduasi Mandiri Disalahgunakan, Polres Bangkalan Beri Pengawalan

(Khawatir Graduasi Mandiri Disalahgunakan, Polres Bangkalan Beri Pengawalan)
Tribratanewsbangkalan.com - Pemerintah melalui Kementerian Sosial terus berupaya mengurangi angka kemiskinan melalui berbagai program unggulan. Seperti bantuan sosial berupa Beras Sejahtera (Rastra), Program Keluarga Harapan (PKH), dan Bantuan Pemerintah Non Tunai (BPNT).

Di balik itu, pemerintah baru-baru ini juga melakukan proses Graduasi Mandiri terhadap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH.

Koordinator PKH Kabupaten Bangkalan, Heru Wahyudi mengungkapkan, Graduasi Mandiri ditujukan kepada penerima manfaat atau KPM PKH yang sudah bisa lepas dari program bansos selama ini.

Namun disamping itu, Polres Bangkalan memberikan pengawasan mengingat Graduasi Mandiri bisa saja disalahgunakan oleh pihak pihak yang tidak bertanggung jawab. "Proses graduasi itu untuk penerima manfaat yang dinilai telah mandiri secara ekonomi serta tidak lagi memenuhi syarat kondisional sebagai KPM PKH," ungkap Kapolres Bangkalan AKBP Boby Pa'ludin Tambunan, S.I.K., M.H. ketika dimintai keterangan perihal KPM PKH hari ini di Mapolres Bangkalan, Sabtu (09/03/2019).

AKBP Boby menjelaskan, penerapan Graduasi Mandiri di lapangan tidak semudah membalikkan telapak tangan. Itu dikarenakan para KPM sulit diarahkan keluar padahal sudah layak diproses graduasi. Ditambah validasi data yang bisa saja berubah bisa saja menimbulkan indikasi penyimpangan. Sehingga, pria lulusan Akpol 1999 tersebut memerintahkan jajarannya untuk terus melakukan pengawasan ketat sehingga Graduasi Mandiri pun bisa berjalan sesuai rencana. 

"Kita perlu meningkatkan validasi. Karena, basis data kita belum kuat. Perlu adanya koordinasi dengan pihak pihak terkait sehingga penyimpangan bisa diberantas hingga ke akar,"tegas mantan Kanit III Jatanras Direskrimum Polda Jatim tersebut kepada tribratanewsbangkalan.com hari ini di Mapolres Bangkalan. (Duwi)

0 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.