giat ops.Headline

Kurir Sabu 123 Gram Diringkus Satresnarkoba Polres Bangkalan

(Kurir Sabu 123 Gram Diringkus Satresnarkoba Polres Bangkalan)
Tribratanewsbangkalan.com - Narkoba memang menjadi salah satu sasaran utama aparat kepolisian di Republik Indonesia, tak terkecuali di Bangkalan. Hal ini pun merupakan target operasi utama Polres Bangkalan dalam memburu pelaku pemakai ataupun pengedar barang haram itu. 

Polres Bangkalan pada hari ini, Jum'at (08/03/2019) merilis tersangka berinisial AW yang diketahui merupakan salah satu kurir sabu di wilayah Labang. Tersangka yang kini masih berusia 24 tahun itu ditangkap di depan pasar pangpong Ds. Labang, Kec. Labang, Kab. Bangkalan saat sedang melakukan transaksi pada Selasa kemarin, (05/03/2019).

Dari pengakuan tersangka yang berprofesi menjadi buruh tersebut mengaku jika barang haram tersebut akan diserahkan kepada orang lain atas dasar pesanan dari saudara MO (DPO) dan dijanjikan  imbalan apabila berhasil mengirimkan narkotika jenis sabu sekitar Rp.1.000.000,- untuk per bungkus. 

Atas pengakuan tersangka tersebut, kini AW harus mempertanggung jawabkan perbuatannya di balik Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain 3 kantong plastik klip yang ukurannya berbeda-beda diduga berisi sabu masing-masing berat kotor 96,24 gram, 28,50 gram dan 1,58 gram, 1 buah timbangan digital, 1 pack plastik klip kosong, 1 buah hp merk samsung, 1 buah kanebo, dan 1 bungkus bekas plastik plester kompres demam pun diamankan untuk menjadi barang bukti. 

Dietmui oleh awak media, Kapolres Bangkalan AKBP Boby Pa'ludin Tambunan S.I.K., M.H.  yang didampingi oleh Wakapolres Bangkalan Kompol Hendy Kurniawan, S.Sos. serta Kasat Narkoba AKP Puguh Suatmojo, S.H. dan Kasubbag Humas Polres Bangkalan AKP Moch. Wiji Santoso menuturkan jika kepolisian akan terus memburu hingga ke akar rumput. 

"Berdasarkan hasil pengakuan tersangka AW, ini merupakan aksinya yang ketiga dan langsung diendus oleh aparat yang berwajib. Untuk kedepan, kami akan terus melakukan pengejaran terhadap DPO yang diketahui berada di wilayah Madura sehingga kasus narkoba terus berkurang,"ujar perwira lulusan AKPOL tahun 1999 tersebut. 

Lebih lanjut lagi, menurut pria yang akrab disapa oleh AKBP Boby tersebut menuturkan jika aksi tersangka ini akan diganjar pasal 114 (ayat) 2 dengan ancaman hukuman minimal 6 tahun penjara. "Tersangka sesuai ketentuan UU mendapat pendampingan hukum karena hukuman pidana yang diterima 5 tahun keatas. Untuk kasus ini, akan terus kami kembangkan kedepan,"tutup pria yang pernah menjabat sebagai asatreskrim Polres Jombang tersebut hari ini di Mapolres Bangkalan. (Duwi)

0 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.