Headline

Penyaluran Bansos Gunakan Pengenal Sidik Jari, Polres Bangkalan Pastikan Validasi Data

(Penyaluran Bansos Gunakan Pengenal Sidik Jari, Polres Bangkalan Pastikan Validasi Data)
Tribratanewsbangkalan.com - Tim Nasional Percepatan Pengentasan Kemiskinan (TNP2K) mengatakan kartu yang saat ini digunakan pemerintah untuk menyalurkan bantuan sosial ke masyarakat kurang mampu akan diganti dengan menggunakan sistem biometri. Sistem ini digunakan untuk mengidentifikasi penerima bantuan melalui karakteristik biologi seperti sidik jari, pengenalan wajah (face recognition), hingga sensor retina.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bangkalan Moh Taufan Zairiansyah mengatakan sistem ini dianggap lebih efektif. Penggunaan sistem biometrik bisa menjadikan bansos bisa lebih tepat sasaran. 

Di samping itu, sistem biometri juga dianggap lebih hemat. Dengan sistem ini, pemerintah tak perlu lagi mengeluarkan anggaran untuk mencetak kartu. 

Hanya saja, Taufan tak menyebut berapa penghematan yang bisa dihasilkan dari penggunaan sistem tersebut. "Cetak kartu cukup mahal, jadi nanti ke depan diarahkan untuk menggunakan sistem biometri. Jadi memang hanya datang dengan badan, dia bisa datang (mendapatkan bansos)," ujar Bambang kepada Tribratanewsbangkalan.com, Selasa (12/03/2019) di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Bangkalan. 

Di sisi lain, Kapolres Bangkalan AKBP Boby Pa'ludin Tambunan S.I.K., M.H. menuturkan jika menggunakan pengenal sidik jari ini menandakan bahwa validasi data harus benar-benar akurat dan transparan. 

"Kami sudah koordinasi dengan pihak dinas sosial dalam hal ini. Kita pastikan validasi data yang dimiliki itu benar-benar valid. Sehingga bansos kali ini benar-benar tepat sasaran,"ujar mantan Kasubdit III Jatanras Direskrimum Polda Jatim tersebut saat dimintai keterangan oleh media pada pagi hari ini di Mapolres Bangkalan. (Duwi) 

0 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.