Headline

Tak Ingin Terjadi Penyelewengan Dana, Polres Bangkalan Awasi Sistem Baru Bansos 2019

(Ilustrasi Kartu Peserta Program Keluarga Harapan)
Tribratanewsbangkalan.com - Besaran bantuan sosial (bansos) program keluarga harapan (PKH) setiap keluarga penerima manfaat (KPM) bisa berbeda sejak tahun ini. Sebab, tahun ini penyaluran akan berdasar pada komponen penerima pada kartu keluarga (KK). Seperti yang diterapkan pada 2016.

Hal ini diutarakan langsung oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bangkalan Moh Taufan Zairiansyah menuturkan jika dua tahun terakhir proses pencairan diberikan secara merata. KPM reguler besaran Rp 1.890.000 per tahun. Untuk PKH disabilitas dan lanjut usia (lansia) masing-masing Rp 2.000.000.

Di tahun 2019 ini, besaran bansos mengacu pada jumlah komponen pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial (kesos). Komponen-komponen tersebut terdiri dari anak yang menempuh pendidikan SD besaran bansosnya Rp 900.000. Bagi anak SMP Rp 1.500.000 dan SMA Rp 2.000.000.

Selain itu ada komponen ibu hamil (bumil) dan balita. Besaran bansosnya Rp 2.400.000. Sedangkan komponen kesos terdiri atas penyandang disabilitas dan lansia. Besaran bansosnya masing-masing Rp 2.400.000. ”Tahun ini mulai diterapkan sistem penyaluran terbaru. Mulai tahap pertama, Maret 2019,” ujarnya ketika ditemui oleh tribratanewsbangkalan.com saat penyuluhan PKH Triwulan kedua di Aula Dinas Sosial Kabupaten Bangkalan pada Rabu kemarin, (06/03/2019).

Perbedaan inilah yang membuat Satreskrim Polres Bangkalan terus memberikan pengawasan ketat perihal pencairan dana ini demi menghindari dugaan penyelewengan dana. Dihubungi melalui sambungan seluler, Kapolres Bangkalan AKBP Boby Pa'ludin Tambunan S.I.K., M.H. menghimbau kepada masyarakat untuk sama-sama mengawasi dan aktif melaporkan saat terjadi kejanggalan.

"Kami berharap masyarakat pro aktif melaporkan berbagai macam kejanggalan selama penyaluran dana bansos demi terwujudnya program pemerintah yang sukses untuk Indonesia sejahtera,"tutur Pria yang diawal karirnya menjabat sebagai Kaur Bin Ops Satreskrim Polres Indramayu tersebut yang dihubungi pada hari ini, Kamis (07/03/2019). (Duwi)

0 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.