giat ops.Headline

Disebut Bangkalan Darurat Narkoba, Kapolres Bangkalan : Berantas Narkoba Tugas Kita Semua !

(Kapolres Bangkalan AKBP Boby Pa'ludin Tambunan S.I.K., M.H.)
Tribratanewsbangkalan.com - Narkoba rupanya telah masuk kedalam sendi-sendi kehidupan masyarakat. Tercatat, mulai remaja hingga dewasa berada di dalam bui karena narkoba. Miris memang ! Generasi muda yang memang berwenang untuk melanjutkan karir estafet bangsa, harus berakhir tragis dalam pekatnya penjara.

Seperti hal nya di wilayah Kabupaten Bangkalan. Berdasarkan rilis terakhir dari Satresnarkoba Polres Bangkalan dalam kurun waktu sekitar 5 bulan terakhir, sudah ada 87 kasus yang berhasil diungkap dan 127 tersangka mendekam di balik bui.

Selain kalangan dewasa, tercatat pula anak anak dibawah umur, remaja, bahkan pelajar telah terkontaminasi dengan barang haram tersebut. Statas sebagai kota "Dzikir dan Shalawat" yang disematkan pada Kabupaten Bangkalan, seolah pudar dengan maraknya berbagai kasus narkoba.
(Narkoba)
Tentu, masih lekang dalam ingatan Desember 2018, Polres Bangkalan bekerja sama dengan Brimob Polda Jatim memusnahkan dua bilik sabu di Dua Desa di Kecamatan Socah. Selain itu kepolisian Resort Bangkalan dibawah komando Kapolres Bangkalan AKBP Boby Pa'ludin Tambunan S.I.K., M.H. mengamankan sembilan orang dari dua desa tersebut. Polisi juga menyita 15 unit sepeda motor (1 unit plat merah), tiga mobil, sabu seberat 1,74 gram beserta perlengkapan mengisap sabu, dan 129 butir ekstasi.

Kini, 5 bulan berlalu publik kembali terhennyak dengan 127 tersangka narkoba yang berhasil diringkus Satresnarkoba Polres Bangkalan. Pertanyaan lama kembali menyeruak, "Benarkah Bangkalan Darurat Narkoba ?". Ditemui di Mapolres Bangkalan pada hari ini, Jum'at (10/05/2019) Kapolres Bangkalan AKBP Boby Pa'ludin Tambunan S.I.K., M.H. menjelaskan bahwa pemberantasan narkoba merupakan tugas semua stakeholder terkait.

"Masalah narkoba ini semua pihak punya tugas dan tanggung jawab yang sama untuk memberangus peredaran barang haram ini. Tentu dengan kerjasama yang apik, dan baik dari seluruh pihak tak hanya kepolisian Resort Bangkalan saja, kami rasa mengembalikan sematan Kota 'Dzikir dan Sholawat' bumi Bangkalan bukan hanya isapan jempol belaka,"tandas pria kelahiran 26 Oktober 1977 tersebut.

Lebih lanjut lagi, menurut mantan Kasubdit III Jatanras Direskrimum Polda Jatim maraknya peredaran narkoba tak lepas dari kondisi geografis Kabupaten Bangkalan yang dekat dengan Surabaya. "Dekat sama Surabaya, jadi peredarannya lebih mudah,"imbuh beliau. Hingga kini, lanjut AKBP Boby pihaknya kedepan terus memantau dan mengawasi peredaran barang narkoba agar tidak menjamur dan bisa diminimalisir.

"Kami terus memantau arahnya (peredaran narkoba, red.) dan juga para pengedar sudah kami deteksi. Kedepan, kami akan terus mengungkap kasus narkoba dan kami mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah untuk bekerja sama memberantas narkoba dari Kabupaten Bangkalan. Karena ini tugas kita semua untuk menyelamtkan nasib anak cucu kita di masa yang akan datang,"akhir pria lulusan Akpol tahun 1999 tersebut. (Duwi)

0 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.