giat ops.Headline

Kapolres Bangkalan Lakukan Konferensi Pers Terkait Beredarnya Surat Terbuka Mahasiswa UTM Perihal Begal

(Kapolres Bangkalan Lakukan Konferensi Pers Terkait Beredarnya Surat Terbuka Mahasiswa UTM Perihal Begal)
Tribratanewsbangkalan.com - Beredarnya surat terbuka di media sosial yang mengatasnamakan mahasiswa semester 4 Universitas Trunojoyo Madura (UTM) yakni Ahmad Ghazali berasal dari Kabupaten Gresik perihal maraknya kasus begal yang terjadi medio 2017-2019, membuat pihak Kepolisian Resort Bangkalan dan juga Kampus UTM bereaksi.

Hal ini terlihat pada hari ini Sabtu (29/06/2019) sekitar pukul 11.00 WIB, Kapolres Bangkalan AKBP Boby Pa'ludin Tambunan S.I.K., M.H. Didampingi Wakapolres Bangkalan Kompol Hendy Kurniawan, S.Sos., dan beberapa PJU Mapolres Bangkalan bersama dengan Wakil Rektor 3 Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Agung Ali Fahmi juga turut memberikan keterangan kepada awak media di lobby Mapolres Bangkalan. 

"Pertama-tama saya ingin mengklarifikasi kepada masyarakat Bangkalan khususnya dan masyarakat di Indonesia pada umumnya, bahwa dalam 5 tahun terakhir mulai dari tahun 2015-2019, aksi kriminalitas di sekitar kampus UTM seperti kasus Curas, Curat, Curanmor dan Begal menurun drastis. Hal ini terjadi karena kami (Polres Bangkalan.red) melakukan tindakan tegas bagi para pelaku begal dimanapun mereka beraksi. Dan selama setahun terakhir, Alhamdulillah sejak medio mei 2018 hingga mei 2019 itu nihil aksi begal di Kampus UTM. Hal ini berkat penindakan dan ungkap kasus yang kami lakukan. Baru Juni akhir tahun 2019 ini ada dua kasus yang masih kami ungkap,"terang AKBP Boby Pa'ludin Tambunan kepada awak media yang meliput di lobby Mapolres. 

Lebih lanjut lagi, menurut AKBP Boby saat ini Satreskrim Polres Bangkalan tengah memburu pelaku begal dan mengungkap 2 kasus ini sehingga kenyamanan masyarakat kembali seperti semula. "Pihak kami masih memburu pelaku begal,,"lanjutnya.

Perihal kasus Begal yang kembali terjadi di kampus UTM, AKBP Boby juga telah menurunkan jajaran anggota Reskrim, Intel, dan anggota Polsek untuk ungkap kasus begal dalam waktu yang secepat mungkin."Kami telah menerjunkan anggota Satreskrim, Intel, dan jajaran Polsek setempat untuk mengungkap kasus ini,"tegas AKBP Boby. "Kami juga bekerja sama dengan para masyarakat untuk kembali mengaktifkan pos-pos di wilayah Pandabah dan Sendang Dajah dan kami tempatkan personil untuk berjaga 24 jam non-stop,"lanjut pria lulusan Akpol tahun 1999 tersebut.

Disamping itu, Wakil Rektor III Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Agung Ali Fahmi telah mengklarifikasi beredarnya surat terbuka tersebut di Mapolres Bangkalan. "Kami, dari pihak UTM menyatakan bahwa tidak ada di data base kami mahasiswa Ahmad Ghazali berasal dari Kabupaten Gresik yang saat ini duduk di Semester 4. "Untuk langkah selan jutnya dari kami menanggapi kasus begal ini, kami akan kumpulkan tokoh masyarakat, tokoh kepala desa dalam mengurangi kasus begal. Selanjutnya, kami akan memerintahkan Security di Kampus UTM untuk melakukan patroli di sekitar kampus bersama dengan pihak kepolisian. Dan juga fasilitas tambahan seperti CCTV, Sepeda motor Trail, dan pos akan kami sediakan demi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,"jelas Ali Fahmi saat dimintai keterangan.

AKBP Boby juga berharap dengan Konferensi Pers ini, masyarakat Bangkalan tak perlu ragu dan khawatir dengan keamanan di wilayah rawan karena kepolisian dan pihak lembaga pendidikan akan terus bekerja sama demi meemberikan kenyamanan dan ketertiban di masyarakat kabupaten Bangkalan serta mahasiswa di Kampus UTM. (Duwi)

0 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.