Polsek Geger

Polsek Geger Polres Bangkalan Mengantisipasi Bahaya Radikalisme di Lingkungan Sekolah

Bripka Rony Adam sedang menjelaskan bahaya radikalisme
Tribatanewsbangkalan.com - Polsek Geger, Indonesia pernah menjadi salah satu negera yang dijadikan sebagai sasaran terorisme. Seperti yang ada dibenak ingatan kita mulai dari tragedi bom Bali, aksi terorisme di rumah penahanan narapidana teroris di Markas Komando Brigade Mobil Depok Jawa Barat, kemudian serangan bom di tiga gereja di Surabaya dan kisah pilu tragedi teroris lainnya yang menewaskan puluhan korban tewas dan luka-luka. (Kamis, 11/07/2019)

Menyikapi rentetan tindakan teror tersebut, Bripka Rony Adam melakukan penyuluhan ke sekolah-sekolah di Desa Batobella, Kecamatan Geger, Kabupaten Bangkalan. Anak-anak rentan terhadap pengaruh buruk dari luar.

Salah satu langkah yang bisa dilakukan oleh Polsek Geger untuk mencegah merebaknya terorisme di lingkungan sekolah yakni menanam sikap toleransi sehingga dapat menghentikan masuknya pemikiran-pemikiran radikal.

Tidak hanya melakukan penyuluhan mengenai radikalisme, Polsek Geger juga menyampaikan bahaya narkoba, dan jangan melakukan aksi balap liar. "Toleransi saya lebih ajarkan kepada anak-anak seperti saling menghormati perbedaan agama. Jangan menggunakan sepeda motor jika belum berusia 17 tahun. Dan jangan sekali-kali mencicipi bahkan mendekati narkoba sekalipun" ucap Bripka Rony Adam. (Aulia)

0 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.