Berhijab, Lantunan Asmaul Husna Ala Polwan Bangkalan Sejukkan Demo Omnibus Law

 


Polres Bangkalan, Pandemi covid-19 rupanya tak menyurutkan massa untuk melakukan aksi demo, apalagi mengenai Omnibus Law yang kini sedang ramai diperbincangkan. Gelombang demo tolak omnibus law juga digelar di Bangkalan. Massa mulai berdatangan di depan gedung DPRD kabupaten Bangkalan dengan membawa sejumlah poster dan spanduk bertuliskan tuntutan dan penolakan disahkannya UU Cipta Karya oleh DPR RI.

Dari pantauan di lapangan, massa datang dari Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) yang langsung melakukan orasi di depan kantor DPRD Bangkalan. Mereka sempat berusaha merangsek masuk ke halaman gedung namun berhasil dihalau oleh polisi. Selanjutnya massa ditemui dan diterima aspirasinya oleh Kapolres Bangkalan selaku pihak berwajib.

"Saya bersama rekan-rekan, saya bersama sahabat-sahabat semua untuk berjuang dalam rangka menegakkan keadilan, menegakkan undang-undang dasar 1945," jelas Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H. pada hari ini Jum'at (09/10/2020).  Melihat massa yang kepanasan di bawah terik matahari dan agar suasana tidak tegang, aksi simpatik dadakan dilakukan para polwan cantik. Dengan senyuman humanis, para polwan nampak melantunkan bait bait asmaul husna yang begitu syahdu dan sejuk di telinga para pendemo.

Ditemui di lokasi unjuk rasa, Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H. pada hari ini mengatakan untuk pengamanan unjuk rasa di Bangkalan diterjunkan 303 personel demi amannya unjuk rasa dengan rincian anggota polres sebanyak 204 personil, Kodim 0829 terdiri dari 30 personil dan BKO Brimob Polda Jatim sebanyak 69 personil 

"Terimakasih dan apresiasi yang tinggi kepada peserta unjuk rasa karena aksi unras dilakukan dengan tertib dan aman meski di bawah terik matahari. Tadi juga sempat rekan rekan polwan melantunkan asmaul husna yang begitu merdu dan mengetuk pintu hati siapa saja yang mendengar dan ini langsung memberikan reaksi positif bagi massa. Alhamdulillah, kegiatan demo omnibus law hari ini berjalan kondusif," ujar AKBP Rama Samtama Putra selepas demo berlangsung.

Seperti diketahui sejak disahkannya Undang-undang Omnibus law oleh DPR RI pada 5 Oktober lalu, gelombang penolakan terjadi di berbagai daerah di Indonesia tak terkecuali di Kabupaten Bangkalan yang puncaknya hari ini tanggal 9 Oktober 2020. (Duwi)

Postingan populer dari blog ini

Unit Reskrim Polsek Konang, amankan pengendara motor yang kedapatan membawa narkoba.

Polisi Peduli, Anggota Polsek Burneh Polres Bangkalan Serahkan Anak Terlantar Kepada Dinas Sosial Jum'at Siang

Dihantam Hujan Disertai Angin Kencang, Kapolres Bangkalan Singkirkan Langsung Pohon Tumbang di Tangkel