6 Jam Swab Massal Antigen di Suramadu, Polres Bangkalan : 22 Orang Terkonfirmasi Covid-19 !



Polres Bangkalan - Tingginya angka penyebaran virus corona dan cukup memakan jatuhnya korban jiwa yang signifikan dalam beberapa waktu terakhir di kabupaten Bangkalan, membuat Kepolisian Resor Bangkalan terus melakukan penyekatan di akses pintu masuk dan keluar Suramadu. Hal ini dilakukan untuk mencegah meluasnya wabah virus corona. 

Seperti yang terlihat pada hari ini, Senin (07/06/2021) Kapolres Bangkalan AKBP Didik Hariyanto, S.I.K. bersama Forkopimda kabupaten Bangkalan memimpin langsung penyekatan di RMB (Ruko Madura Bangkalan) sisi Madura. Penyekatan ini pun juga dihadiri olegh PJU Polres Bangkalan, Dinkes Provinsi Jatim yang dihadiri langsung oleh Kabid Yankes dr. Lili beserta staf sebanyak 15 orang, Kabid SDK Dinkes Bangkalan, RSUD Soetomo sebanyak 3 orang, Puskesmas Tragah, Burneh, Anggota Sat sabhara Polda Jatim sebanyak 50 personil, Anggota Polres Bangkalan sebanyak 30 personil, Anggota Kodim 0829 Bangkalan sebanyak 10 personil, Dishub Provinsi Jawa timur sebanyak 3 personil, Satpol PP Bangkalan sebanyak 7 personil dan BPBD Bangkalan sebanyak 3 personil. 

Tak hanya jajaran Forkopimda Bangkalan, orang nomor satu di Mapolda Jatim juga ikut hadir melakukan pengecekan yakni IRJEN. POL. DR. NICO AFINTA, S.I.K., S.H., M.H., Pangdam V Brawijaya MAYOR JENDRAL TNI WIDODO IRYANSYAH, S.Sos., M.M., Dansat Brimob Polda Jatim Jatim KOMBES POL AMOSTIAN, Dir Lantas Polda Jatim KOMBES POL LATIF USMAN, Dir Samapta Polda Jatim KOMBES POL YUDI SUMARTONO, dan Para asisten kasdam V/ Brawijaya. 

Penyekatan di RMB ini pun juga berlaku untuk semua jenis kendaraan. Tak hanya penyekatan, rapid antigen pun juga dilakukan kepada seluruh pengendara yang akan melintas Jembatan Suramadu. Swab Massal ini pun ketika berlangsung selama 6 jam mulai dari pukul 08.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB dilaporkan setidaknya ada 22 orang yang terkonfirmasi positif covid-19. 

Menurut Kapolres Bangkalan, AKBP Didik Hariyanto, S.I.K. menuturkan jika masyarakat yang terkonfirmasi positif covid-19 maka akan dilakukan isolasi mandiri. "Jika ditemukan hasil swab antigen positif maka langsung dilakukan Swab PCR dan dikirim ke BPWS Surabaya untuk isolasi mandiri dengan menggunakan Ambulans Dinkes Bangkalan sedangkan pengendera negatif akan diberikan stiker bertuliskan "telah diperiksa" di kendaraan bermotor dan dapat melanjutkan perjalanan," tutur AKBP Didik. 

Mantan Kapolres Pacitan ini pun tetap mewanti wanti masyarakat Bangkalan untuk tetap patuh protokol kesehatan dan tidak keluar rumah jika tidak ada kepentingan yang mendesak. "Saya menghimbau untuk masyarakat Bangkalan agar tetap mematuhi protokol kesehatan covid-19 yakni 5M. Tak hanya itu saja, saya mewanti wanti masyarakat untuk tidak keluar rumah jika tidak ada kepentingan yang mendesak. Karena saat ini, wabah covid-19 di kabupaten Bangkalan sedang dalam angka penyebaran yang tinggi. Mari, bersama kita berikhtiar untuk saling menjaga diri agar wabah ini segera berakhir," tukas AKBP Didik kepada awak media sore tadi. (Duwi)

Postingan populer dari blog ini

Polres Bangkalan Terapkan Kawasan Dilarang Merokok

Residivis Curanmor Berhasil Ditangkap Polsek Modung Polres Bangkalan

Polres Bangkalan Siapkan Hewan Qurban Dalam Rangka Menyambut Idul Adha 1439 H