Polsek Tanah Merah Polres Bangkalan , Kapolsek Pimpin Pam pada Saat Pasaran Tanah Merah Desa Petrah.



Tribratanewsbangkalan.com - polres bangkalan - polsek tanah merah , Di kec tananh merah kab bangkalan ini mempunyai 2 Pasar yang berada di pinggir jalan raya yang rawan macet , laka lantas dan gangguan kamtibmas yaitu pasar patemon desa poter dan pasar tanah merah desa petrah. Pasaran patemon desa poter di laksanakan setiap 2 hari sekali sedangkan pasaran tanah merah desa petrah di laksanakan setiap hari sabtu. Untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta menjaga kelancaran arus lalu lintas pada saat pasaran tanah merah desa petrah ini kapolsek tanah merah AKP Djanu Fitrianto SH memimpin langsung pelaksanaan pam pagi pada saat pasaran tanah merah yang di mulai pukul 06.30 Wib. Sabtu (31/07/21).


Pada pam pagi ini kapolsek membagi anggota di titik titik rawan macet antara lain di di simpang 3 Polsek Desa Petrah, Simpang 3 muni yang merupakan jalan menuju asar sapi dan depan kantor kecamatan yang di gunakan sebagai pasar unggas. Terpantau pagi ini arus lalu lintas di simpang 3 polsek ini dari arah timur ( sampang ) ramai namun lancar begitu juga dari arah sebaliknya. Dengan penuh semangat dan tanggung jawab petugas melaksanakan pengaturan dan membantu menyeberangkan masyarakat yang akan berkunjung ke pasar tanah merah desa petrah ini.


Kapolsek tanah merah AKP Djanu Fitrianto SH mengatakan " Pam Pada saat Pasaran ini selalu kita laksanakan untuk mengantisipasi kemacetan dan gangguan kamtibmas lainnya, Selain itu kita juga memberikan himbauan kepada masyarajat yang berkunjung ke pasar tanah merah agar selalu mematuhi protokol kesehatan 5 M yang antara lain menjaga jarak , Mencuci tangan , Memakai masker , menjauhi kerumunan dan membatasi mobilitas untuk mencegah penyebaran covid 19 secara bersama sama. "ujarnya.

Postingan populer dari blog ini

Polres Bangkalan Terapkan Kawasan Dilarang Merokok

Residivis Curanmor Berhasil Ditangkap Polsek Modung Polres Bangkalan

Sinergitas Tiga Pilar Pertahankan Nihil Covid-19 di Sembilangan