Pasca Evaluasi Vaksin Bersama Forkopimda, AKBP Alith : Kami Akan Fokus Vaksinasi di Desa-Desa

 


Polres Bangkalan - Program vaksinasi di kabupaten Bangkalan terus digenjot oleh forkopimda tak terkecuali Polres Bangkalan. Instansi penegak hukum di bumi dzikir dan sholawat tersebut hingga saat ini tercatat selalu menyebar setiap nakes nya agar masyarakat tak kesulitan untuk vaksin. Apalagi, beberapa waktu yang lalu Forkopimda Kabupaten Bangkalan menggelar rapat evaluasi vaksin di pendopo pemkab Bangkalan. Selepas rapat evaluasi, Kapolres Bangkalan mengutarakan jika saat ini pihaknya akan fokus melakukan vaksinasi ke desa-desa. 

Metode ini diubah mengingat saat ini di kecamatan kota Bangkalan, program vaksinasi telah mencapai target yakni 90% telah divaksin baik dosis 1 maupun dosis 2 di seluruh kategori mulai masyarakat umum, remaja, ibu hamil atau menyusui dan lansia. Namun, hal yang berbeda terjadi di kecamatan lainnya di kabupaten Bangkalan. Oleh karena itu, AKBP Alith memastikan jika Polres Bangkalan telah mengubah metode vaksinasi yang dari statis (ditempat) menjadi door to door ke beberapa titik di desa- desa setiap harinya. 

"Selama ini kami melakukan vaksinasi secara statis. Kami sebar di beberapa tempat seperti di rato Ebu, Poskes Kodim dan Klinik Pratama Polres. Mulai pekan depan, akan kami ubah metodenya. di Klinik Polres tetap kami operasionalkan namun akan lebih banyak kami sebar ke desa-desa untuk memenuhi target herd immunity 60% provinsi di akhir tahun 2021," ujar AKBP Alith Alarino ketika dimintai keterangan pada pagi hari ini, Sabtu (25/09/2021) di lobby Mapolres Bangkalan. 

Dengan metode door to door ini, AKBP Alith optimis akan mencapai target yang ditentukan dan herd immunity di kabupaten Bangkalan akan segera tercapai karena dengan sistem door to door ini masyarakat akan lebih mudah untuk divaksin mengingat tempat vaksin yang mudah dijangkau. 

"Sistem door to door nanti akan lebih mudah bagi masyarakat di desa-desa karena mereka tidak harus datang ke puskesmas atau polsek dan koramil setempat, melainkan nanti akan kami gelar vaksin di balai desa selama beberapa hari dan akan pindah ke desa lainnya di hari berikutnya. Dengan begitu, masyarakat akan lebih punya banyak waktu untuk bisa melakukan vaksin disamping kita memberikan edukasi kepada masyarakat pentingnya vaksinasi covid-19 serta untuk tidak mempercayai hoax yang ada," tutup Alumnus Akpol tahun 2002 ini. (Duwi)

Postingan populer dari blog ini

Polres Bangkalan Terapkan Kawasan Dilarang Merokok

Residivis Curanmor Berhasil Ditangkap Polsek Modung Polres Bangkalan

Satpolairud Polres Bangkalan Himbau Prokes Tukang Becak